Perlindungan Matahari dan Playground Inklusif

Diposting pada

Perlindungan Matahari dan Playground Inklusif
Perlindungan matahari termasuk amat mutlak dalam membangun playground anakyang inklusif. Beberapa anak mempunyai kepekaan pada matahari. Sebagai contoh, anak-anak yang hidup dengan fotosensitivitas, letusan cahaya polimorf, lupus, prurigo aktinik dan situasi lain mungkin tidak bisa mentoleransi cahaya matahari lama dan mungkin menderita ruam dan iritasi atau gejala-gejala kulit yang penting kecuali terpapar pada jumlah matahari yang bahkan kecil atau sedang.

Jenis sensitivitas matahari yang paling umum termasuk:

Letusan cahaya polimorf (PMLE). Orang yang menderita situasi ini bisa mengembangkan ruam kulit bahkan dengan paparan cahaya matahari. Penderita mungkin mempunyai gejala enteng atau melayani, menjadi dari ruam yang membara hingga menggigil, sakit kepala, mual dan bahkan pendarahan di bawah kulit.

Prurigo aktinik. Juga dikenal sebagai PME turunan, situasi ini menyebabkan penderita ruam di lebih kurang wajah dan mulut. Gejalanya mungkin lebih nyata-nyata daripada dengan PMLE, walau banyak penderitanya mempunyai gejala yang mirip layaknya orang dengan PMLE.

Urtikaria surya. Kondisi ini menyebabkan gatal-gatal, bahkan dengan paparan cahaya matahari yang relatif kecil.

Letusan fotoalergi. Kondisi ini menyebabkan pasien mengalami reaksi alergi pada matahari sesudah mereka minum obat atau telah menerapkan produk topikal. Beberapa antibiotik, misalnya, bisa menyebabkan anak-anak dan orang dewasa lebih rentan pada matahari.

Dengan tawarkan naungan dan mainan playground yang aman untuk berjemur, Anda bisa menegaskan anak-anak yang mempunyai dan tidak mempunyai situasi ini bisa nikmati sementara bermain. Taman bermain yang aman untuk berjemur termasuk bisa dibuka oleh pengasuh dewasa yang hidup dengan alergi matahari dan mereka yang tidak mempunyai situasi layaknya itu.

Sinar UVA dan UVB yang Berbahaya

Matahari mempunyai dua jenis sinar, dan mutlak untuk merawat anak-anak dari keduanya. Sinar UVA adalah gelombang panjang cahaya ultraviolet A, dan mereka bisa menembus jauh ke dalam kulit, di mana mereka bisa mempengaruhi sel dan bisa menyebabkan kanker, menurut Yayasan Kanker Kulit. Sinar UVB adalah cahaya ultraviolet B gelombang pendek, dan mereka mempengaruhi susunan atas kulit, di mana mereka bisa menyebabkan luka bakar yang menyakitkan, lepuh dan kerusakan lainnya. Sinar UVB termasuk amat perihal dengan risiko kanker. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *