Ban Biasa dan Ban Tubeless

Diposting pada

 

a. Ban Biasa Dengan Ban Dalam
Ban biasa di dalamnya terkandung ban di dalam untuk menampung udara yang dipompakan ke di dalam ban. Katup atau pentil (air valve) yang menonjol nampak lewat lubang pada pelek jadi satu bersama dengan ban dalam. Ban biasa ini bakal segera jadi kempes misalnya tertusuk benda tajam.

Side wall pada ban radial lebih fleksibel supaya ringan berlangsung deformasi. Sebagai kompensasi, maka pada ban di dalam untuk ban radial dibikin lebih kuat berasal dari pada untuk ban biasa..

Lihat Juga : Jual Ban Loader

b. Ban Tubeless
Ban tubeless (ban tanpa ban dalam) tidak gunakan ban dalam. Tekanan udara hanya ditahan oleh susunan di dalam ban, yaitu susunan karet yang kedap udara. Karena ban tubleless tidak gunakan ban dalam, maka pentil (air valve) segera dipasang pada pelek.

Keuntungan Menggunakan Ban Tubeless
Bila ban tertusuk paku atau benda tajam lainnya. maka ban tidak bakal jadi kempes sekaligus karena susunan dalamnya membuahkan efek merapatkan sendiri. Sekalipun tertusuknya pada selagi kendaraan berjalan, kebanyakan tekanan udaranya tidak turun tiba-tiba yang membawa dampak pengemudi kehilangan pengecekan kendaraan.

Ban tubeless ini tidak berarti tahan pada tusukan, tapi hanya kebocoran udaranya saja yang lambat dibandingkan bersama dengan ban biasa. Bila ban terkena paku atau benda tajam lainnya tidak membawa dampak kekurangan udara (hal ini terkait pada ukuran dan berapa besar terjadinya tusukan pada ban), pengemudi kadang waktu kurang mencermati bahwa bannya kurang udara. Mengendarai bersama dengan ban tubeless yang tetap tersedia pakunya amat berbahaya, lebih-lebih pada kecepatan tinggi, paku bakal terlempar keluar, suhu ban bakal meningkat (disebabkan terdapatnya gesekan yang kempes), membawa dampak ban bakal rusak sebelum akan ditambal. Oleh karena itu, direkomendasikan untuk ban radial untuk tiap-tiap kali sebelum akan menghidupkan mesin supaya laksanakan pengecekan tekanan udaranya, kemunginan tersedia paku atau benda lain menusuk, lebih-lebih misalnya kendaraan sering dikendarai bersama dengan kecepatan tinggi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *