Pengertian dan Keutamaan Menjalankan Ibadah Umroh

Diposting pada

Umroh Desember – Umroh menurut bhs artinya berziarah ke daerah yang ramai, sedangkan menurut syara artinya singgah ke tanah suci (kabah) untuk beribadah. Ada lebih dari satu pendapat tentang hukum melakukan hukum umroh. Menurut Imam Abu hanifah dan Imam Malik Rah.A Umroh hukumnya Sunnah. Sedangkan menurut Imam Syafii dan Imam Ahmad Rah.a hukumnya wajib. Oleh gara-gara itu paling tidak seumur hidup seseorang wajib melakukan umroh satu kali bagi yang mampu, gara-gara menurut pendapat ke-2 Imam berikut hukumnya wajib. Dan menurut Imam Abu hanifah Rah.A paling tidak melakukan umroh satu kali hukumnya sunnah muakkadah. Ini menurut pendapat yang masyhur gara-gara lebih dari satu ulama Hanafiah menghukuminya wajib dan lebih dari satu yang lain menghukuminya fardu kifayah. Oleh gara-gara itu orang udah dapat atau udah hingga disana hendaknya melakukan umroh satu kali.

Hadist Nabi tentang keutamaan Ibadah Umroh
1. Diriwayatkan dari Amr bin Abasah r.a, ia bicara Rosullullah bersabda, ” Amal yang paling utama adalah haji yang mabrur atau umroh yang mabrur. Sebagian ulama menjelaskan haji yang mabrur adalah adalah haji didalamnya tidak terdapat kelakuan maksiat. Oleh karenanya kebanyakan ulama menerjemahkan dengan haji yang makbul. Maksudnya jika ibadah haji dijalankan dengan menjaga adab dan syaratnya dan juga didalamnya tidak ada kesalahan yang dijalankan insya Alloh haji itu akan diterima.

Didalam hadist yang diriwatkan oleh Jabir.r.a disebutkan bahwa kebaikan haji terdapat didalam berikan makan orang lain dan bicara dengan ramah. Hadist lain menjelaskan ketika rosullulah bicara tidak ada pahala bagi ibadah haji yang mabrur kalau surga, para sobat bertanya,” Apakah yang dimaksud dengan haji mabrur?. Beliau bersabda berikan makan dan menyebarkan salam (kanzul ummal). Hadist di atas memang memang menjelaskan tentang haji, memang layaknya itu juga arti ibadah umroh yang mabrur. Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa umroh adalah haji kecil yakni keberkahan, keutamaan, dan hasil yang akan didapa tdidalam haji juga akan didapat didalam umroh dengan sedikit berkurang.

2. Dari Abu hurairah r.a ia bicara bahwa rasululloh saw bersabda satu umroh dengan umroh lainnya jadi kafarah (penghapus dosa yang dikerjakan) diantara keduanya (Hr muttafaq alaih).
yakni sesudah melakukan satu umroh hingga dengan umroh berikutnya, berapa banyaknya kesalahan dan dosa yang ia melakukan sepenuhnya akan diampuni. Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa satu umroh hingga umroh yang ke-2 jadi kafarah bagi dosa dan kesalahan antara keduanya.

3. Dari Abu Hurairah r.a ia berkata, Rosululloh saw bersabda orang yang menunaikan haji dan orang yang menunaikan umroh adalah utusan Allah swt , jika mereka berdoa kepada ALLoh maka alloh akan mengabulkannya dan jika mereka meminta ampunan kepada ALLoh, maka Alloh swt akan mengampuninya (Hr Ibnu Majjah)

Sebagaimana utusan para pembesar, jamah haji /umroh layaknya utusan yang datang di pintu gerbangnya ALLoh SWT, mereka akan dijamu dan dimuliakan oleh pembesar yang kedatangan utusan itu. Begitu juga Alloh akan memuliakan utusan yang singgah kepadaNya.

Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa utusan Allah swt itu ada 3 macam:
1. Jaamah haji
2. Mujahid
3. Orang yang melakukan umroh

Demikian pengertian dan keutamaan mobilisasi ibadah umroh semoga dapat berikan gambaran kepada yang akan melakukan ibadah umroh. Ibadah umroh menurut Rukun Umroh memang cuma terdiri dari Ihram, tawaf, sai, tahalul dan tertib, yang jika dijalankan cuma memakan pas kurang lebih 4 jam saja. Tetapi diluar itu ada banyak ibadah akan dijalankan di tanah suci yakni di Mekkah dan Madinah. Oleh gara-gara itu wajib kami menyadari keutamaan ke-2 kota berikut dan juga adab ziarah lebih-lebih ke makam rosululloh saw, semoga ibadah umroh kami dapat jadi umroh yang mabrur. Amien.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *